Tuesday, December 8, 2015

Kompas Edisi Selasa 8 Desember 2015

Kompas Edisi Selasa 8 Desember 2015

Presiden Luapkan Kemarahan

Publik Mengecam Proses di MKD


JAKARTA, KOMPAS — Presiden Joko Widodo meluapkan kemarahan saat ditanya proses di Mahkamah Kehormatan Dewan terkait dugaan pencatutan namanya dalam kasus permintaan saham PT Freeport Indonesia.

Luapan kemarahan Presiden terjadi saat MKD sedang menggelar sidang tertutup untuk memeriksa Ketua DPR Setya Novanto sebagai teradu dalam perkara ini.

"Proses di MKD harus dihormati," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/12) malam.


ASEAN PARA GAMES

Renang Jaga Peluang Indonesia


SINGAPURA, KOMPAS — Raihan delapan medali emas dari tim renang, Senin (7/12), menjaga asa Indonesia dalam persaingan dengan Thailand untuk merebut juara umum ASEAN Para Games 2015. Thailand memimpin untuk sementara dengan 60 emas, sedangkan Indonesia 58 emas karena satu emas atletik masih dalam proses banding. Indonesia berharap tambahan emas dari tenis meja, catur, dan bulu tangkis di final, Selasa ini.

Cabang renang mengakhiri perolehan medali Indonesia di hari kelima pekan olahraga atlet difabel ini, di nomor 4 x 100 meter estafet gaya ganti putra. Indonesia melesat sejak perenang pertama Steven Sualang dengan gaya punggung, disusul Guntur melalui gaya dada. Musa Karubaba memperlebar keunggulan dengan kepakan gaya kupu-kupu, yang dituntaskan Agus Ngaimin dengan gaya bebas.

"Kami hari ini sebenarnya menargetkan 10 emas, tetapi dua nomor meleset. Renang sudah meraih 17 medali emas dan besok kami berjuang merebut dua lagi untuk memenuhi target," kata pelatih tim renang Indonesia, Dimin, seperti dilaporkan wartawan Kompas, Agung Setyahadi,dari Singapura.


PILKADA SERENTAK

Kreativitas untuk Melawan Sikap Apatis


Sudah bukan rahasia lagi bahwa dewasa ini makin banyak orang yang apatis terhadap perpolitikan di negeri ini. Wajar jika kemudian di beberapa daerah geliat pemilihan kepala daerah serentak, 9 Desember besok, terasa sepi dan hambar. Sejumlah orang pun berusaha melawan apatisme ini.

Suasana aula terbuka di pinggir danau dekat Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), di Depok, Jawa Barat, Minggu (6/12), mirip acara pentas hiburan khas anak muda.

Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi bermain musik, saling melempar kuis, dan, tentu saja, ramai ber-selfie ria. Tidak jarang celetukan lucu terdengar mengomentari penampilan di atas panggung, lalu tawa bergema. Hampir semua yang hadir mengenakan kaus bertuliskan "Rock The Vote" di bagian depan dan "Mahasiswa Kawal Pilkada Serentak" di bagian belakang. Warnanya beragam, seperti merah, hijau, kuning, putih, dan hitam.