Friday, December 11, 2015

Kompas Edisi Jumat 11 Desember 2015

Kompas Edisi Jumat 11 Desember 2015

Keteladanan Menjadi Kunci

Praktik Korupsi Sudah Sistematis

BANDUNG, KOMPAS — Praktik korupsi saat ini sudah sistematis dan dilakukan secara berjejaring. Untuk memberantasnya, dibutuhkan keberanian melakukan pencegahan dan penegakan hukum. Pemberantasan korupsi juga membutuhkan keteladanan dari pemimpin.

"Kata kuncinya adalah keteladanan para pemimpin, pemegang kekuasaan dari pusat sampai daerah, untuk berdiri di depan membangun kepemimpinan yang bebas dari korupsi," kata Presiden Joko Widodo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (10/12), dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat.

Hadir dalam peringatan itu, antara lain, Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, Ketua DPD Irman Gusman, Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan sejumlah menteri. Hadir pula Ketua KPU Husni Kamil Manik, Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Ardan Adiperdana, serta Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Tidak terlihat pimpinan dan anggota DPR hadir di acara ini.

BUMN Global

MEA Jadi Peluang Perkuat Daya Saing


JAKARTA, KOMPAS — Badan usaha milik negara terbukti mampu bersaing di pasar dunia. Mereka bergerak di bidang energi, penyedia jasa konstruksi, dan produksi semen. Untuk itu, pembukaan Masyarakat Ekonomi ASEAN menjadi peluang dan dorongan memperkuat daya saing korporasi melalui sinergi sejumlah perusahaan.

Hal tersebut terungkap dalam seminar Forum BUMN bertema "Sinergi BUMN Menuju Transformasi Indonesia" yang diselenggarakan harian Kompas dan PT Pertamina (Persero), Kamis (10/12), di Jakarta. Forum diskusi para pengambil kebijakan BUMN itu dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno.

Narasumber sesi pertama dalam acara itu adalah Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III Djarwo Surjanto, Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Suparni, Dirut PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq, dan Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Adityawarman dengan moderator wartawan senior Kompas, Pieter P Gero.



Pilkada Serentak

Paku yang Jadi Pusat Perhatian


Lee Ju-hwan terkejut saat berkeliling di beberapa tempat pemungutan suara di Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (9/12). Ia melihat para pemilih menggunakan paku untuk mencoblos foto pasangan calon kepala daerah di surat suara

"Di negara kami, itu seperti mengutuk orang," ujar satu dari tujuh delegasi Korea Selatan yang tengah memantau pilkada serentak itu sembari tertawa.

Sontak tawa dan tepuk tangan delegasi 14 negara yang menghadiri acara evaluasi program Kunjungan Pemilihan membahana di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu malam. Para anggota staf dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat pun ikut tertawa mendengar pengalaman Lee saat memantau pilkada serentak.

Lee tak menyangka, dalam budaya yang berbeda, penggunaan paku untuk pemilihan bisa pula dimaknai sebagai ekspresi antusiasme rakyat memilih calon pemimpin. "Itu yang menarik dari sudut pandang saya," kata Lee.