Saturday, December 26, 2015

Kompas Edisi Sabtu 26 Desember 2015

Kompas Edisi Sabtu 26 Desember 2015
Paus Dukung PBB Damaikan Suriah

Natal untuk Tumbuhkan Semangat Kesederhanaan


VATICAN CITY, JUMAT — Paus Fransiskus menyampaikan dukungan penuh kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengakhiri konflik di Suriah dan Libya. Paus juga meminta kesetiakawanan bagi para migran dan memuji mereka yang memberikan tempat kepada pengungsi.

”Kita berdoa agar kesepakatan tercapai dan PBB berhasil mengakhiri dengan secepatnya konflik bersenjata di Suriah serta memperbaiki situasi kemanusiaan yang memprihatinkan yang diderita penduduknya,” kata Paus, khusus mengenai perang Suriah yang kini sudah berlangsung lebih dari empat tahun.

Paus juga menyinggung perang di Libya. ”Mendesak pula agar kesepakatan terkait Libya didukung oleh semua pihak sehingga bisa mengatasi perpecahan dan kekerasan yang menyedihkan di negara itu,” ucap Paus dalam pesan Natal yang disampaikan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Jumat (25/12).


MAULID NABI

Teladan Muhammad Jadi Inspirasi Bangsa


JAKARTA, KOMPAS — Teladan yang diberikan Nabi Muhammad SAW dapat menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia. Sepanjang hidupnya, Rasulullah telah memberi contoh sikap santun, toleran, dan tidak suka kekerasan. Pesan-pesan untuk meneladani Rasul itu disampaikan sejumlah kalangan dalam peringatan kelahiran Nabi, Rabu hingga Kamis (23-24/12).

Presiden Joko Widodo meyakini, dengan meneladani sikap Rasul Muhammad, bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa bermartabat, beradab, makmur, dan sejahtera. Menurut Presiden, Maulid Nabi merupakan peristiwa penting untuk mengingatkan umat agar selalu mengikuti keteladanan Rasulullah yang baik dalam berpikir, berbicara, bertindak, dan bekerja.

"Peringatan Maulid Nabi harus lebih kita maknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran umat Islam, menuju Islam yang rahmatan lil 'alamin, Islam yang memberi rahmat bagi semesta alam," kata Presiden saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara Jakarta, Rabu malam.


KEMACETAN

Merana di Dalam Tol...


Hendra (37) memutuskan keluar dari jalur tol di pintu Tol Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/12) pukul 01.30, meskipun belum sampai di tempat tujuan di Karawang. Dia putus asa terhadap kemacetan di jalan tol karena baru menjalani 18 kilometer, sejak masuk dari Tol UKI, Jakarta Timur, dan harus ditempuh selama empat jam.

Arus kendaraan di jalan tol dalam kota Jakarta menuju luar kota seperti tak terbendung sejak Rabu (23/12) malam. Truk, bus, dan mobil pribadi memenuhi ruas Jalan Tol Cikampek dan Jagorawi.

Hari libur perayaan keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Natal yang berlangsung berurutan pada Kamis dan Jumat (24-25/12) mendorong warga Ibu Kota bepergian ke luar kota. Masa liburan menjadi tambah panjang karena Sabtu juga hari libur bagi sebagian besar pekerja di Ibu Kota, hingga berlanjut ke hari Minggu.