Sunday, November 22, 2015

Kompas Edisi Minggu 22 November 2015

Kompas Edisi Minggu 22 November 2015

Belgia Bersiaga Penuh

Kecaman pada Terorisme Tandai Pembukaan KTT ASEAN


BRUSSELS, SABTU — Seminggu setelah serangan teror di Paris, Perancis, kewaspadaan tinggi terus diterapkan di Eropa untuk menghadapi kemungkinan ancaman serangan kelompok radikal. Belgia, Sabtu (21/11), menaikkan siaga teror ke tingkat tertinggi.

Perdana Menteri Belgia Charles Michel mengatakan, keputusan untuk menaikkan siaga teror ke tingkat tertinggi di Brussels berhubungan dengan ancaman serangan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Konsekuensi dari kenaikan siaga teror itu, Brussels menutup sistem kereta bawah tanah, membatalkan acara-acara publik, dan mendesak warga menjauhi area-area yang ramai.

”Hal ini terjadi karena ada ancaman serangan yang dilakukan individu-individu dengan bahan peledak dan senjata di beberapa lokasi di ibu kota,” kata Michel.

Pusat krisis nasional Belgia menambahkan, bandar udara di Brussels yang terletak di luar batas kota dan daerah pinggiran Vilvoorde yang banyak dihuni imigran juga dikenai tingkat siaga teror tertinggi. Konser yang menampilkan penyanyi rock kelahiran Belgia, Johnny Hallyday, pun dibatalkan.


MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN

Dorongan Sidang Terbuka Menguat


JAKARTA, KOMPAS — Dorongan agar Mahkamah Kehormatan Dewan menggelar sidang secara terbuka atas dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua DPR Setya Novanto terus menguat. Tidak hanya masyarakat, sejumlah kalangan di Parlemen pun menginginkan sidang digelar secara terbuka agar publik dapat ikut mengawasi.

Sidang terbuka MKD akan menekan potensi intervensi dalam proses persidangan dan pengambilan putusan. Dorongan agar MKD melakukan sidang terbuka juga menjadi topik di media sosial. Dari pantauan di Jakarta, Sabtu (21/11), kampanye mendorong sidang terbuka MKD muncul di media sosial Twitter dengan tagar #SidangTerbukaMKD.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya melalui akun @yunartowijaya mengatakan, ”Daripada berpolemik dan adu kuat di panggung belakang, urusan SN (Setya Novanto), sidang MKD dibuka sajalah, biar ketahuan siapa yang bohong”.


PERFILMAN

Ajak Teman biar Bisa ”Nonton” Bioskop...


Festival Film Indonesia 2015 akan memuncak Senin (23/11) besok di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten. Di tengah meriahnya hajatan itu, mohon diingat, rakyat di daerah belum semuanya bisa ”nonton” film karena tidak ada gedung bioskop. Di Padang cuma ada dua gedung bioskop.

Punya uang dan punya waktu luang, serta ada jadwal tayang, belum tentu dapat menonton bioskop di Padang, Sumatera Barat. Sebab, jika jumlah penonton kurang, bioskop batal putar film. Penonton pun bersiasat mengumpulkan teman agar dapat nonton.

Seperti pada Kamis (12/11), Wahyu (19) mengajak serta dua rekannya, Harmon (18) dan Faiz (18), untuk menonton bersama film yang sudah mereka tunggu-tunggu, Spectre. Wahyu ingin melihat aksi James Bond yang dibintangi Daniel Craig itu setelah menyimak testimoni penonton lewat Twitter dan Facebook. Kebetulan film itu sepekan lebih awal diputar di Jakarta dan beberapa kota besar lain. Jadwal premiere di Raya Theatre, Padang, jatuh pada Kamis.