Saturday, February 6, 2016

Kompas Edisi Sabtu 6 Februari 2016

Kompas Edisi Sabtu 6 Februari 2016

Pemerintah Coba Atasi Ketimpangan

Akses Warga Miskin Diperbaiki


JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah berupaya mengatasi ketimpangan yang semakin melebar, khususnya di wilayah perkotaan. Akses layanan kebutuhan dasar, terutama untuk keluarga miskin di perkotaan, akan diperbaiki. Program untuk wilayah yang mengalami ketimpangan juga akan difokuskan.

Ketimpangan pendapatan penduduk di perkotaan yang melonjak itu terlihat pada kenaikan rasio gini perkotaan dari 0,43 pada September 2014 menjadi 0,47 per September 2015. Rasio gini perkotaan itu lebih buruk daripada rasio gini nasional yang secara rata-rata sebesar 0,41.

Sementara itu, rasio gini di perdesaan mengalami penurunan dari 0,34 pada September 2014 menjadi 0,27 pada September 2015 (Kompas, Jumat, 4/2).

Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan Bambang Widianto, kemarin, mengatakan, untuk menanggulangi kemiskinan dan mengurangi ketimpangan secara efektif memang diperlukan upaya yang sinergis dan fokus.


PERAYAAN IMLEK

Tiket KA, Pesawat, dan Hotel Habis Dipesan


JAKARTA, KOMPAS — Pada libur tahun baru Imlek 2567, tiket kereta dan pesawat untuk perjalanan Jumat (5/2) hingga Senin (8/2), serta hotel di sejumlah daerah wisata, habis dipesan. Selain untuk mudik ke kampung halaman, banyak juga pemesan yang akan menikmati berbagai atraksi dalam rangka perayaan Imlek.

Pantauan Kompas di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, tiket kereta api untuk sejumlah jurusan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur habis terjual.

Data Humas PT KAI Daerah Operasi I Jakarta, okupansi kereta api untuk keberangkatan Sabtu dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen sudah mencapai 95 persen. Tak sedikit di antara penumpang kereta api adalah wisatawan mancanegara.


TINJU

Menanti Daud Yordan Jadi Juara Dunia


Bertarung menjadi jalan hidup petinju Daud "Cino" Yordan (28). Daud kecil bertarung melawan kemiskinan. Saat dewasa, Daud bertarung menghadapi lawan demi impiannya menjadi juara dunia. Kemenangan atas Yoshitaka Kato menjadi bagian dari perjalanan Daud menuju mimpinya.

Daud bertarung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (5/2) malam, menghadapi penantangnya dari Jepang dalam perebutan gelar juara kelas ringan Organisasi Tinju Dunia (WBO) Asia Pasifik dan Afrika. Ketiga juri memberikan kemenangan angka untuk Daud, yaitu 88-84, 97-84, dan 88-83.

Pertandingan dihentikan wasit pada ronde kesembilan karena kelopak mata kiri Daud berdarah akibat benturan kepala dengan lawannya. Pertarungan rapat membuat benturan kepala pun tak terhindarkan.