Sunday, February 28, 2016

Kompas Edisi Minggu 28 Februari 2016

Kompas Edisi Minggu 28 Februari 2016

Peluang Indonesia Besar

Peningkatan Daya Saing Generasi Muda Mendesak


JAKARTA, KOMPAS — Indonesia berpeluang besar untuk unggul dalam persaingan pasar tenaga kerja di tingkat internasional. Peluang ini bisa dilihat dari komposisi penduduk yang semakin didominasi usia muda dengan latar belakang pendidikan tinggi. Keterampilan harus ditingkatkan sejalan dengan sinergi pemerintah dan pelaku industri.

Hal itu diungkapkan Tadjudin Nur Effendi, pengamat ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dalam diskusi Teras Kita bertemakan "Pasar Tenaga Kerja Indonesia di Tengah Tantangan Global dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)" di Kampus Magister Manajemen UGM Saharjo, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2).

Diskusi yang digelar bersama harian Kompas, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), dan Sonora Network itu menghadirkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi B Sukamdani, anggota Majelis Pengembangan Profesi Kedokteran Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Dien Kurnianty, serta Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja Khairul Anwar sebagai pembicara.


GENCATAN SENJATA SURIAH

Sejumlah Area Relatif Tenang


GAZIANTEP, SABTU — Kesepakatan gencatan senjata, yang mulai berlaku efektif Jumat (26/2) tengah malam, relatif dipatuhi semua pihak yang bertikai. Kondisi itu tampak dari sepinya garis depan pertempuran yang tanpa kontak tembak dan saling serang yang berarti.

Kesepakatan gencatan senjata dan penghentian saling serang itu dimulai Jumat pukul 22.00 waktu setempat. Kondisi relatif tenang diakui Utusan Khusus Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) untuk Suriah Staffan de Mistura meski dia juga membenarkan ada penyelidikan atas satu pelanggaran.

Sementara Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memperingatkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan sekutunya, Rusia, untuk patuh lantaran saat ini "dunia tengah menyoroti Suriah".


MEDIA SOSIAL

Mau Jadi "Youtuber" atau "Travel Writer"?


Revolusi dunia digital bergerak sedemikian cepat sehingga siapa pun yang lambat akhirnya tiada. Secara global, dalam sepekan, dua sampai tiga profesi punah, sekaligus muncul tiga sampai empat profesi baru. Pemicunya, antara lain, perkembangan media sosial.

Hujan mengguyur kawasan Duren Tiga, Jakarta, Senin (22/2) petang, membuat suasana kantor Internet Data Center (IDC) Indonesia kian dingin. Namun, jari-jari M Unggul Kirindi (21), IT support, berlari di papan ketik laptop, sementara bahunya terangkat tinggi, menjepit telepon pintarnya agar tidak jatuh.

 Entah si penelepon ada di mana, yang jelas dia kesulitan mengakses berkas digital dalam layanan komputasi awan perusahaan tempat Unggul yang juga beralamat di Jakarta Selatan. "Yang gagal diakses itu berkas digital yang mana?"