Friday, August 28, 2015

Kompas, Edisi, Jumat, 28 Agustus 2015

Kompas, Edisi, Jumat, 28 Agustus 2015

Indonesia Tarik Valuta Asing

Kebijakan untuk Hadapi Tekanan terhadap Rupiah


JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah menyiapkan paket kebijakan ekonomi baru untuk menjawab tantangan pelemahan ekonomi global yang saat ini sedang terjadi. Kebijakan itu diharapkan bisa menggerakkan perekonomian nasional dan mendorong masuknya valuta asing ke Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pemerintah berkepentingan menarik valuta asing masuk ke Indonesia. Langkah itu diharapkan mampu menurunkan tekanan dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.

"Paket ini menyangkut sektor riil, keuangan, deregulasi kelembagaan dan aturan, penerbitan kebijakan baru, serta pemberlakuan tax holiday," kata Darmin seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, di Jakarta, Kamis (27/8). Tax holiday adalah masa bebas pajak.



Dana Desa

Mendagri Geram Penyaluran Baru Mencapai 20 Persen


JAKARTA, KOMPAS —Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo geram karena penyaluran dana pembangunan desa sampai saat ini baru mencapai 20 persen. Padahal, instruksi dan radiogram sudah disampaikan kepada para kepala daerah di seluruh Indonesia.

Bahkan, kepala daerah sudah dipanggil ke pusat, begitu pula sekretaris daerah. Kepala biro keuangan dan kepala dinas keuangan pemerintah daerah juga sudah dipanggil, begitu pula DPRD.

”Akar masalahnya adalah birokrasi yang berbelit-belit dan panjang. Tingkat kabupaten/kota memang harus merencanakan anggaran secara detail, tetapi untuk tingkat kepala desa cukuplah selembar untuk mengajukan perencanaan pembangunan desa,” tutur Tjahjo, Kamis (27/8), di Jakarta.

Apalagi, bulan-bulan ini, pertumbuhan ekonomi sedang kritis. Anggaran Rp 20,77 triliun yang seharusnya sudah beredar di masyarakat masih disimpan di bank.

Namun, dia optimistis masih ada waktu untuk segera mencairkan dana desa yang telah dialokasikan pemerintah itu.

Desa Mandiri

Swadaya Membangun dari Potensi Lokal


Menjelang sore, Pantai Pandawa yang berlokasi di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, masih ramai dikunjungi wisatawan domestik dan beberapa turis asing. Pemandangan tebing dan jalur menuju pantai berliku-liku menjadi sensasi tersendiri.

Pandawa pun dikenal sebagai secret beach (pantai rahasia) karena dikelilingi tebing-tebing yang tinggi. Siapa sangka bahwa jalan berpagar tebing itu dulunya adalah tebing. Sekitar tahun 1999, masyarakat secara swadaya berusaha membukanya. Tahun 2004, tebing itu terbuka, sebagai jalan tembus menuju ke pantai. Terbukanya jalan tebing itu memberikan kontribusi pendapatan masyarakat sekitar Rp 10 juta per bulan dari pariwisata Pantai Pandawa.

Tahun 2014, pemasukan desa dari wisata Pantai Pandawa tercatat sekitar Rp 5 miliar. Pendapatan ini masih masuk ke Desa Adat Kutuh yang digunakan untuk meringankan beban masyarakat dari iuran upacara adat hingga perbaikan infrastruktur.