Sunday, October 19, 2014

Kompas, Edisi, Minggu, 19 Oktober 2014

Kompas, Edisi, Minggu, 19 Oktober 2014


Pawai Pelantikan Presiden

Gelaran Pesta Rakyat dari Rakyat

Antusiasme berbagai kelompok masyarakat terlibat dalam acara Syukuran Rakyat mengantar presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla menuju Istana Negara begitu tinggi. Mereka datang tidak hanya dengan sumbangan ide kreatif dan tenaga, tetapi juga makanan dan kebutuhan lain.
Relawan Jokowi Presiden Wong Cilik menyumbang konsumsi berupa 25.000 nasi bungkus, 10.000 dus air mineral gelas, 50 peti buah jeruk dengan setiap peti seberat 16-20 kilogram, dan 5.000 bungkus makanan ringan. Total nilai sumbangan mencapai Rp 385 juta. Konsumsi tersebut akan dibagikan kepada masyarakat saat acara syukuran.

Ketua Umum Relawan Jokowi Presiden Wong Cilik Aminudin, di Jakarta, Kamis (16/10), mengatakan, sumbangan itu dikumpulkan dari sekitar 1.000 relawan yang berasal dari seluruh Indonesia. Mereka antara lain dari kalangan nelayan, petani, dan wiraswasta.

Geladi Bersih

Jokowi Ulangi Sejumlah Adegan

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah adegan dalam geladi bersih pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019 Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Sabtu (18/10), harus diulang. Pengulangan itu atas permintaan Jokowi.
Adegan yang dikoreksi dan diulang antara lain saat penandatanganan berita acara serah terima jabatan. Jokowi meminta agar di atas mimbar tidak perlu ada petugas protokoler dan ajudan.

Demikian juga saat penutupan pelantikan ketika petugas protokoler hanya menyebut jabatan presiden dan wakil presiden. Jokowi meminta agar namanya dan nama Jusuf Kalla disebut. Saat pembacaan sumpah presiden, ajudan yang tadinya selalu menempel diminta tetap berada di belakang kursi.

Dalam acara di Gedung MPR itu hadir Ketua MPR Zulkifli Hasan serta para wakil ketua MPR, yakni EE Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, Oesman Sapta, dan Mahyudin. Pada geladi bersih sebelum pelantikan Senin besok itu, Jokowi meminta penambahan sesi bersalaman dengan para ketua fraksi seusai pembacaan doa. Saat ditanya wartawan, Jokowi mengatakan tidak ada persiapan khusus kecuali banyak makan dan minum.

Untuk Sang Presiden

Menjelang pesta Syukuran Rakyat, Senin besok, Olga Lydia deg-degan. Ia sibuk wara-wiri menghubungi para artis untuk terlibat dalam acara ini. Semua dikerjakan dari hati. Begitu juga Nia Dinata. Ia langsung terjun terlibat meskipun masih jet lag dari perjalanan keliling Eropa. Sruti Respati pun punya cerita. Jokowi hampir membantunya mengangkat koper. Semua sayang Jokowi. Semua berharap pada Sang Presiden.