Wednesday, October 1, 2014

Kompas, Edisi, Selasa, 1 Oktober 2014

Kompas, Edisi, Selasa, 1 Oktober 2014

Presiden SBY Siapkan Perppu

Pakar, Publik, dan PDI-P Beri Apresiasi

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan akan menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk menjamin tetap diadakannya pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat dengan sejumlah perbaikan. Banyak pihak menyambut baik langkah politik Presiden Yudhoyono itu.
Rencana penerbitan perppu itu disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (30/9), di Jakarta, dalam keterangan pers seusai memberi pengarahan kepada anggota DPR dari Partai Demokrat periode 2014-2019.

Namun, apakah perppu nanti diterima untuk menjadi undang-undang atau tidak, menurut Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, itu sangat bergantung pada DPR 2014-2019. Ia berharap DPR baru yang mulai bersidang hari ini mau menyetujui perppu menjadi undang-undang.

KAUM URBAN

Cara Kreatif Mengkritik Kota

TANPA harus berunjuk rasa, sejumlah komunitas mengkritik kesumpekan kota. Ada yang gowes bareng. Ada pula yang membuat taman. Kiprahnya disebar melalui blog dan majalah. Inilah gerakan lintas generasi yang kreatif dan riang.
Pada Jumat (26/9) malam, ratusan orang berkumpul di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Mereka mengendarai beragam jenis sepeda, mulai dari onthel, fixie, low rider, hingga MTB (sepeda gunung).

Gerakan yang awalnya dikenal dengan nama Jakarta Critical Mass ini sudah ada sejak tahun 2010. Kegiatan ini digagas oleh Gunawan dari Komunitas ID-Fix. Tujuannya, meningkatkan kepedulian masyarakat agar ramah terhadap pesepeda.

ASIAN GAMES

Indonesia Bakal Kelimpahan Emas

INCHEON, KOMPAS — Indonesia bakal menerima limpahan 1 emas dan 1 perunggu di Asian Games 2014 yang tengah berlangsung di Incheon, Korea Selatan. Medali itu bersumber dari keputusan penyelenggara, Selasa (30/9), yang mencabut emas wushu nomor nanquan-nandao putri dari tangan atlet Malaysia, Tai Cheau Xuen. Pencabutan didasarkan pada hasil uji doping yang membuktikan bahwa Cheau Xuen menggunakan zat stimulan, sibutramine.
Nomor nanquan-nandao putri digelar pada 20 September lalu atau sehari setelah pembukaan Incheon 2014. Di nomor itu, Cheau Xuen menjadi juara. Medali perak diraih atlet wushu Indonesia, Juwita Niza Wazni, dan perunggu diraih atlet Tiongkok, Wei Hung. Atlet Indonesia lainnya, Ivana Ardelia Irmanto, berada di urutan keempat.

Delegasi Malaysia menyatakan banding atas keputusan itu. ”Kami punya sejumlah alasan yang kuat,” kata Ketua Misi Kontingen Malaysia Danyal Balagopal. Namun, berdasarkan kelaziman, upaya banding tak akan menunda pencabutan medali dan menyerahkannya kepada atlet yang berperingkat tepat di bawah Cheau Xuen. Dengan begitu, Juwita secara teoretis ”naik peringkat” sebagai juara dan Ivana naik ke urutan ketiga.