Sunday, July 29, 2012

Kompas, Edisi, Minggu, 29 Juli 2012

Kompas, Edisi, Minggu, 29 Juli 2012
Kompas, Edisi, Minggu, 29 Juli 2012


Total transaksi mencurigakan yang dilakukan 10 anggota Badan Anggaran DPR mencapai ratusan miliar rupiah. | 28 Juli 2012 | Hal 1


Inilah hikayat negeri hilang ditelan gelombang. Tiap tahun diperingati warga sebagai pelajaran untuk bersiaga menghadapi bencana, tetapi pemerintah menutup mata. | 28 Juli 2012 | Hal 1


China langsung pamer kekuatan dengan menyabet medali emas pertama olimpiade London melalui cabang olahraga menembak, Sabtu (28/7). Yi Siling tampil sebagai pahlawan dengan memuncaki persaingan di final nomor 10 meter senapan angin. | 29 Juli 2012 | hal 1


Fenomena "kutu loncat"masih menjadi bahasan. Salah satu penyebabnya adalag sebagian besar parpol tak punya sistem keanggotaan, kaderisasi, dan mekanisme perekrutan yang terlembaga. | 28 Juli 2012 | Hal 2


Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami peran Hartati Murdaya Poo dalam kasus korupsi pengurusan hak guna usaha lahan perkebunan sawit milik Hartati, PT Hardaya Inti Plantation dan PT Cipta Cakra Murdaya di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. | 29 Juli 2012 | hal 2


Seperti magnet, seni tradisi dari Indonesia kerap menarik minat orang dari negeri seberang. Para ekspatriat dengan tekun dan bersungguh-sungguh mempelajari kesenian di Nusantara. Putri Jepang pun fasih menyinden layaknya pesinden Jawa. | 29 Juli 2012 | Hal 13


Acara komedi televisi hampir tidak mengenal waktu. Komedi cukup lentur untuk ditempatkan kapan saja, termasuk selama Ramadhan. Sederet acara komedi berebut perhatian pemirsa sejak waktu sahur, siang, menjelang waktu berbuka, hingga malam hari. | 29 Juli 2012 | Hal 15


Karenina (29) semakin aktif lagi turun di jagat model dan usaha garmen. Pada setahun terakhir, kegiatan tersebut sempat surut karena ia sepenuhnya mengasuh. | 29 Juli 2012 | Hal 24


Cut Nadirasari menjalani dua kutub kehidupan yang berbeda. Gadis mungil asal Aceh ini merampungkan pendidikan dokter sekaligus menjadi Puteri. Ia mengalir mengikuti langkah kaki. Ringan, tanpa beban. | 29 Juli 2012 | hal 25