Thursday, July 5, 2012

Kompas, Edisi, Kamis, 5 Juli 2012


Kompas, Edisi, Kamis, 5 Juli 2012
Kompas, Edisi, Kamis, 5 Juli 2012


Gubernur dan Wagub DIY (akhirnya) ditetapkan. Istimewanya Yogya, Yogya pantas istimewa! | 5 Juli 2012 | Hal 6

Polisi Perancis menggeledah kantor dan rumah mantan Presiden Nicolas Sarkozy, sebagai bagian dari penyidikan mengenai pendanaan ilegal kampanye dalam pemilihan presiden 2007. | 5 Juli 2012 | Hal 10

Ini dampak otonomi. Pasien gagal ginjal dari Kabupaten Malang terancam tak bisa mendapat layanan gratis di rumah sakit di Kota Malang. Sudah melebihi kuota. | 5 Juli 2012 | Hal 23

Diduga karena miskin, seorang ibu menggendong balitanya bunuh diri terjun ke Kali Cisadane. Satu anaknya lagi kini dirawat warga Bogor. | 5 Juli 2012 | Hal 26

Korban kebakaran selalu harus menanggung deritanya sendiri. Pemerintah diharapkan mengubah cara pandang penanganan korban. | 5 Juli 2012 | Hal 26

Ribuan warga antre berjam-jam demi mendapatkan tiket kereta api untuk mudik Lebaran nanti. Mereka mengorbankan waktu, tenaga, dan pekerjaan sehari-hari. | 5 Juli 2012 | Hal 27

ICW menemukan ratusan penyumbang siluman yang mengalirkan dana untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Mereka tidak mencantumkan nama, alamat, atau NPWP. | 5 Juli 2012 | Hal 27

Roger Federer menyuguhkan laga spektakuler dan megah di perempat final Wimbledon, dan melumat Mikhail Youzhny, 6-1, 6-2, 6-2 . | 5 Juli 2012 | Hal 29

Klub-klub Eropa bergerak cepat di bursa transfer pemain. Sebagian sudah mengambil ancang-ancang memburu pemain bintang. Antara lain Villas-Boas ke Spurs, Lucio ke Juventus. | 5 Juli 2012 | Hal 31