Sunday, March 1, 2015

Kompas, Edisi, Minggu, 1 Maret 2015

Kompas, Edisi, Minggu, 1 Maret 2015

PAN Tetap di Luar Pemerintah

Zul dan Hatta Bersaing Ketat di Kongres IV Bali


NUSA DUA, KOMPAS — Partai Amanat Nasional akan tetap berada di luar pemerintahan Joko Widodo, bersama-sama Koalisi Merah Putih. Partai berlambang matahari itu meyakini, untuk membangun bangsa, tidak harus berada di dalam pemerintahan.

Sikap tersebut ditegaskan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa pada pidato politik dalam pembukaan Kongres IV di Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2) malam. Ia mengungkapkan, bergabungnya PAN ke Koalisi Merah Putih (KMP) adalah ijtihad politik guna membangun bangsa.

"Kami (PAN) tetap akan berada di KMP," ujar Hatta menegaskan.

Ia menambahkan, ini merupakan pertama kali PAN berada di luar pemerintahan. Sebelumnya, selama tiga periode pemerintahan di era Reformasi, PAN selalu berada di dalam pemerintahan.


KESENIAN RAKYAT

Pitutur Srandul dari Lereng Sumbing


Tak perlu banyak penonton. Belasan lelaki lanjut usia secara bergantian menari, menembang, dan menabuh gamelan. Sejak siang hingga dini hari, mengalirlah fragmen-fragmen kisah yang berisi tuntunan hidup dari lereng Gunung Sumbing, Jawa Tengah.

Syair-syair peneguhan hidup itu mengalir dalam bahasa Jawa kuno, lalu dipantulkan ke tebing-tebing bukit yang tenang. Bagi warga Dusun Krandegan, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Magelang, srandul tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Teater kuno ini telah diwariskan selama ratusan tahun. Secara bentuk, ia lebih sederhana dibandingkan ketoprak atau wayang orang karena hanya terdiri atas belasan penabuh gamelan. Penarinya pun tak lebih banyak dari jari tangan. Namun, srandul memiliki karakter lentur, bisa dipergelarkan kapan saja tanpa bayaran atau sekadar upah pengisi perut para senimannya.

BAHAN BAKAR MINYAK

Harga Premium Naik Rp 200, Solar Tetap


JAKARTA, KOMPAS — Mulai Minggu (1/3) pukul 00.00, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak jenis premium. Kenaikan harga sebesar Rp 200 per liter itu diambil akibat naiknya harga indeks pasar minyak di Singapura.

Harga premium di luar Jawa, Madura, dan Bali yang semula Rp 6.600 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. Adapun harga minyak tanah dan solar tetap, masing- masing Rp 2.500 per liter dan Rp 6.400 per liter.

Harga premium di Jawa, Madura, dan Bali yang ditetapkan Pertamina juga naik Rp 200 per liter. Dengan demikian, harga premium di Jawa, Madura, dan Bali yang semula Rp 6.700 per liter menjadi Rp 6.900 per liter.